Tampilkan postingan dengan label murah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label murah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Oktober 2012

Pengenalan Warna Dasar


Pengenalan warna pada anak akan lebih efektif bila diberikan satu per satu. Biasanya warna-warna utama diberikan lebih dahulu, seperti merah, kuning, hijau. Anda bisa menggunakan balok warna yang aman untuk anak-anak, bisa dibeli di toko mainan edukasi. Bila Anda ingin yang lebih murah, balok warna bisa dibuat sendiri dengan menggunakan kertas asturo dan kertas karton.

Bahan:
  • Kertas asturo
  • Kertas karton/kardus bekas.
Alat:
  • Penggaris
  • Pensil
  • Penghapus
  • Gunting
  • Lem
Cara membuat:
  • Buatlah bujur sangkar berukuran 7 x 7 cm pada kertas asturo maupun kertas karton. Gunting.
  • Kemudian tempelkan kedua kertas yang sudah digunting tadi agar balok kertas warna lebih tebal.
Cara bermain:
  1. Kenalkan satu warna (misal: merah) pada anak. Katakan, "Ini merah!" sambil menunjuk balok warna. 
  2. Lakukan beberapa hari berturut-turut.
  3. Kemudian letakkan balok di depan anak seraya Anda meminta, "Ibu minta balok merah!". Tuntun tangannya agar memberikan balok merah tersebut pada Anda bila anak tidak merespon.
  4. Lakukan berturut-turut.
  5. Bila Anda merasa anak sudah mulai paham, aplikasikan dengan permainan lain seperti mengelompokkan warna (misal: merah). Materi mengelompokkan akan dibahas selanjutnya.
Ingat, berikan warna satu per satu. Bila anak sudah benar-benar mengenal warna merah, kenalkan kuning, hijau, dan warna lain. Selamat mencoba


Selasa, 09 Oktober 2012

Belajar Membuat Kalimat


Agar pelajaran Bahasa Indonesia tidak membosankan bagi anak-anak, yuk mari kita aplikasikan dalam permainan. 

Materi yang dibutuhkan:
  • Buatlah gambar-gambar aktivitas sehari-hari (bisa diunduh di internet, cetak, kemudian tempelkan pada kertas karton). Buatlah kira-kira 10 aktivitas manusia (makan, mencuci, membaca, menulis, minum, tidur, dll)
  • Siapkan worksheet (dapat diunduh di sini), pensil, dan penghapus.
Cara bermain:
  • Masukkan kartu-kartu aktivitas ke dalam toples. Minta anak untuk mengaduk kemudian memilih kartu.
  • Minta anak menyerahkan kartu pada Anda. Kemudian tulis kata kunci pada kotak yang tertera di worksheet. Kata kunci boleh apa saja (subyek, predikat, obyek, keterangannya). Misal pada kartu terdapat gambar orang sedang membaca majalah, Anda bisa menulis kata kunci: majalah, membaca, di teras, dsb.
  • Setelah Anda menulis kata kunci, minta anak membuat kalimat sesuai dengan apa yang ia lihat pada kartu. Kalimat ditulis pada kotak sebelah bawah.
  • Tidak harus jawaban yang sempurna yang penting kalimat yang dibuat anak membuat kita paham.
  • Beri tanda bintang bila anak berhasil membuat kalimat dengan baik.
  • Bila anak berhasil mengumpulkan sejumlah bintang, maka dia berhak mendapat hadiah; jalan-jalan keliling kompleks atau bermain sepeda.
Selamat bermain ;)


Senin, 08 Oktober 2012

Yuk Main Domino Bersama Anak!



Siapa yang tidak tahu kartu domino? Eits, jangan salah! Mainan mungil ini bisa bermanfaat juga lho untuk belajak buah hati Anda. Cara memainkannya pun mudah. Untuk anak-anak yang sedang belajar penjumlahan 1-12, permainan ini bisa jadi alternatif pilihan untuk belajar agar si kecil tidak bosan.

Caranya:
  1. Beli kartu domino. Bisa domino biasa yang terdiri dari bulatan atau domino bergambar. Untuk anak-anak sebaiknya sediakan domino bergambar.
  2. Bila ada, ajak anggota keluarga lain untuk bergabung biar acara bermain makin seru.
  3. Duduklah melingkar, baik di kursi, kasur, lantai, atau di mana pun asal longgar.
  4. Bagi kartu sampai habis pada pemain dalam keadaan tertutup, sisakan satu, kemudian letakkan di tengah dalam keadaan terbuka.
  5. Setiap pemain harus menjatuhkan kartu yang sama dengan ujung-ujung kartu yang ada di tengah. Dijatuhkan secara bergiliran mulai dari pemain 1, dst.
  6. Bila pemain tidak memiliki kartu untuk dijatuhkan, maka pemain harus menutup satu kartunya.
  7. Pemenang adalah pemain yang tidak memiliki sisa kartu.
  8. Bila ternyata semua pemain memiliki sisa kartu, kama pemenangnya adalah yang memiliki jumlah angka paling sedikit.
  9. Nah, minta anak menghitung jumlah angka yang tertera pada kartu sisa bila dia kalah.
Mudah kan? Cara ini, selain merangsang otak anak untuk berpikir juga melatih anak belajar interaksi dengan orang lain, belajar menunggu giliran, belajar tentang kompetisi, dan belajar untuk menerima kekalahan/kemenangan. 


Senin, 01 Oktober 2012

Sampah Bisa Bermanfaat Juga



Jangan buang bungkus/kemasan produk di tong sampah begitu saja. Bungkus/kemasan produk bisa dimanfaatkan untuk buah hati Anda yang sedang belajar membaca. Gimana sih caranya? Simak tips berikut!
  1. Kumpulkan bungkus/kemasan produk apa saja sebanyak-banyaknya. Bisa bungkus makanan, rokok, minuman, dsb.
  2. Cuci bersih bila bungkus/kemasan berupa plastik.
  3. Gunting bagian depan (muka produk).
  4. Masukkan ke dalam toples. Goyangkan biar teracak.
  5. Minta anak mengambil dengan mata tertutup kemudian minta dia untuk membaca. Anda juga boleh ikut bermain agar lebih seru.
  6. Beri target dan hadiah; misal dalam satu hari anak harus membaca 5 kata. Bila dia berhasil maka Anda bisa mengajaknya makan es krim di teras. 
  7. Jangan lupa sesuaikan dengan kemampuan membaca anak. Bila anak masih dalam tahap mengeja suku kata dengan 2 huruf, maka jangan berikan bungkus/kemasan produk yang terlalu sulit untuk dibaca.
Bagaimana? Sudah siap untuk mempraktikkan di rumah? ;)


Jumat, 28 September 2012

Stik & Klip



Eits ibu-ibu, jangan buang stik es krim bekas begitu saja. Benda itu bisa dimanfaatkan untuk belajar berhitung buah hati Anda lho. Tapi jangan lupa dicuci sampai bersih ya biar semut-semut tidak mampir. Dijamin, acara belajar bersama buah hati jadi makin asyik. 

Anda bisa mengajak buah hati Anda duduk di teras sore-sore. Persiapakan beberapa materi; lembar kerja (bisa diunduh di sini), stik es krim (bekas/baru), klip warna-warni, pensil dan penghapus. 

Caranya:

  • Pasang sejumlah klip pada stik es krim. Lakukan pada dua stik es krim. 
  • Kemudian minta anak menghitung jumlah klip di setiap stik.
  • Setelah anak selesai mengerjakan, beri dua batang stik lagi dengan jumlah klip yang berbeda.
  • Cukup 10 soal
Bagaimana? Mudah kan? Belajar tak perlu lama-lama. Asal rutin, lama kelamaan anak akan mahir dengan sendirinya.


Senin, 24 September 2012

Pembatas Buku Monster

Bahan:
  • Kertas kado bekas ukuran 15 x 15 cm
  • Kertas asturo warna ukuran 6,5 x 6,5 cm
Alat:
  • Lem stik
  • Gunting
  • Spidol
Cara membuat:
Bisa dilihat pada gambar di bawah!



Yuk dicoba di rumah!! :))


Sabtu, 15 September 2012

Bendera Angka

Media untuk belajar berhitung bagi anak-anak itu banyak sekali. Seandainya ibu-ibu atau guru-guru TK lebih banyak mencaritahu, pasti anak-anak tidak lekas bosan dalam belajar berhitung. 

Media belajar berhitung dapat dibuat sendiri atau membeli. Bila orangtua tidak sibuk, disarankan untuk membuat sendiri karena lebih murah. Kali ini saya akan berbagi cara membuat media berhitung untuk anak-anak Anda. Saya beri nama Bendera Angka.

Bahan yang kita butuhkan; kawat bulu, gunting, solatip bening, kertas, tang, dan manik sedang dengan lubang kecil. Lihat gambar di bawah ini!


Cara membuatnya mudah sekali:

  • Potong kawat bulu sepanjang 15 cm. Buat sebanyak 10 buah.
  • Potong kertas berbentuk persegi dengan sisi 1,5 cm kemudian potong dan beri nomor 1 - 10.
  • Tempelkan masing-masing nomor pada ujung kawat bulu dengan solatip bening.
  • Bisa kita lihat contoh pada gambar di bawah!

Bagus bukan? :)) Minta anak untuk memasukkan sejumlah manik ke dalam kawat bulu sesuai dengan angka yang tertera di ujung.