Tampilkan postingan dengan label matematika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label matematika. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Juli 2013

Alat Peraga Matematika

Alat peraga untuk tanda ketidaksamaan
Hai, homeschooler!
Apa kabar? Semoga masih tetap semangat dan selalu kreatif. Kali ini saya mau bagi-bagi alat peraga untuk belajar matematika. Tema ketidaksamaan bisa jadi membosankan untuk anak-anak kelas 1 atau 2 SD. Apalagi kalau mereka dijejali soal-soal yang jumlahnya bejibun dan mereka hanya diminta untuk memilih bilangan mana yang lebih besar atau lebih kecil.

Sebagai pendukung homeschooling, saya mencoba membuat alat untuk membantu anak-anak belajar. Alat ini juga bisa digunakan untuk anak-anak berkebutuhan khusus yang memiliki keterbatasan dalam bidang motorik (seperti anak-anak Cerebral Palsy). 

Alat ini bisa diaplikasikan dalam beberapa permainan. 

Aplikasi I

  1. Anak dan orangtua duduk berhadapan. 
  2. Orangtua membawa papan tulis kecil dan memberi soal.
  3. Anak menjawab dengan mengangkat stik sebagai jawaban yang benar.


Aplikasi II

  1. Orangtua membuat arena permainan dengan memasang rintangan di mana anak harus merangkak atau melompat atau melakukan tugas lain untuk sampai pada stik.
  2. Orangtua memberikan soal pada anak.
  3. Anak melewati tugas-tugas motorik yang diberikan.
  4. Di akhir tugas, anak mengangkat stik sebagai jawaban yang dipilihnya.
  5. Bisa diterapkan pada dua anak atau lebih.
Oke, semoga bermanfaat!


Jumat, 08 Februari 2013

Kirby Star - Komik Dua Halaman Karya Rico

Menjelang Ujian Nasional, mama Rico meminta saya untuk datang ke rumah lima kali  dalam seminggu. Senin sampai Jumat. Tujaannya agar Rico lebih banyak latihan soal-soal untuk persiapan ujian. Jadi, setiap hari sehabis dari rumah Nisa di Tlogosari, saya langsung naik ke Banyumanik menuju rumah Rico. Tanpa jeda, Nisa terapi jam 4 sampai jam 5, perjalanan menembus macet antara jam 5 sampai jam 6, dan jadwal les Rico antara jam 6 sampai jam 7. Begitulah aktivitas saya sehari-hari. Bulan depan mungkin ada tambahan klien pada pagi hari.

Resikonya, Rico mendapat jadwal les saat saya sudah dalam kondisi lelah setelah terapi dan menembus kemacetan. Kadang-kadang saya punya harapan yang berlebihan terhadap Rico untuk memahami kondisi saya. Tapi, itu pun tak adil sebetulnya. 

Belakangan saya sering kali dibuat jengkel. Mungkin Rico tidak (sengaja) membuat saya jengkel. Biasanya juga begitu, tak pernah serius belajar matematika, belajar sambil main basket di kamar, atau melakukan hal-hal yang sebetulnya bisa dilakukan (nanti) seusai les berakhir. Kenyataannya tidak. 

Masalahnya, waktu untuk bermain-main tidak seharusnya ada sekarang. Banyak materi yang tidak dikuasai Rico, terutama dalam pelajaran matematika. Rico termasuk anak yang susah untuk menghafal rumus atau paling tidak mengandalkan logikanya untuk mengerjakan matematika. Saya berharap dia mau mengejar ketertinggalannya dan memperhatikan saat saya mengajarinya mengerjakan soal dengan cara-cara yang paling mudah. Nyatanya tidak. Matematikan seperti musuh baginya. 

Seminggu ini mungkin paling parah. Atensinya tersita oleh banyak hal. Materi-materi yang sebetulnya mudah, menjadi (terlihat) sulit. Saya marah (tidak benar-benar marah). Saya hanya bilang kalau dia tidak mau memperhatikan saya, saya tidak akan datang lagi ke rumah. Kalau sudah begitu dia akan bilang, "Ya, ya, ya, saya minta maaf."

Lalu Rico akan memperhatikan saya lagi. Tak lama kemudian, dia akan kehilangan atensi lagi, saya mengomel lagi, dan dia minta maaf lagi sambil cengengesan. Begitulah. Dan kemarin, sebelum saya pulang Rico memberi saya tiga komik karyanya. Dia bilang, "Sampai kos dibaca ya!"

Baru malam ini saya baca komik karya Rico dan saya terpingkal-pingkal di kasur lipat. Saya tiba-tiba terharu sekali dengan caranya membuat saya tertawa setelah seminggu ini dia begitu menjengkelkan. Dan inilah ketiga komiknya.

Kirby Star - Komik Dua Halaman karya Rico
Kirby Star adalah komik dua halaman buatan Rico. Foto di atas menceritakan tentang Kirby yang sedang membaca berita di koran tentang mahalnya harga mutiara. Lalu Kirby memutuskan pergi ke laut, mencari mutiara untuk dijual agar ia dapat banyak uang. Sampai di laut, Kirby mencuri kapal dan berlayar selama 5 jam. Di tengah perjalanan Kirby bertemu ikan hiu dan kapalnya rusak. Kirby terpaksa berenang ke dasar laut. Dan di sanalah  Kirby menemukan mutiara. Hahaha..

Kecelakaan helikopter yang menimpa mobil
Kirby Star yang kedua menceritakan tentang Kirby dan seorang temannya yang hendak pergi ke swalayan ADA, berkendara mobil, dan kecelakaan karena helikopter yang jatuh menimpa mobil mereka. Kirby dan temannya berusaha menarik mobil mereka ke bengkel. Setelah itu mereka ke rumah sakit untuk mengobati luka-luka dan keluar dari rumah sakit dengan naik kursi roda :))

Kirby ke Amerika
Cerita ketiga tentang Kirby yang bermimpi bertemu astronaut. Mimpi itu membuat Kirby ingin menjadi astronaut pula dan membawanya ke Amerika. Komik dua halaman ini menceritakan tentang perjalanan Kirby dari bandara Indonesia ke Amerika. Cerita ini masih bersambung. Akankah Kirby berhasil menjadi astronaut? Haha tunggu kisah selanjutnya.

Begini ini yang selalu membuat saya urung jadi PNS dan kerja kantoran.. Anak-anak itu, entah kenapa sungguh menakjubkan. 



Senin, 08 Oktober 2012

Yuk Main Domino Bersama Anak!



Siapa yang tidak tahu kartu domino? Eits, jangan salah! Mainan mungil ini bisa bermanfaat juga lho untuk belajak buah hati Anda. Cara memainkannya pun mudah. Untuk anak-anak yang sedang belajar penjumlahan 1-12, permainan ini bisa jadi alternatif pilihan untuk belajar agar si kecil tidak bosan.

Caranya:
  1. Beli kartu domino. Bisa domino biasa yang terdiri dari bulatan atau domino bergambar. Untuk anak-anak sebaiknya sediakan domino bergambar.
  2. Bila ada, ajak anggota keluarga lain untuk bergabung biar acara bermain makin seru.
  3. Duduklah melingkar, baik di kursi, kasur, lantai, atau di mana pun asal longgar.
  4. Bagi kartu sampai habis pada pemain dalam keadaan tertutup, sisakan satu, kemudian letakkan di tengah dalam keadaan terbuka.
  5. Setiap pemain harus menjatuhkan kartu yang sama dengan ujung-ujung kartu yang ada di tengah. Dijatuhkan secara bergiliran mulai dari pemain 1, dst.
  6. Bila pemain tidak memiliki kartu untuk dijatuhkan, maka pemain harus menutup satu kartunya.
  7. Pemenang adalah pemain yang tidak memiliki sisa kartu.
  8. Bila ternyata semua pemain memiliki sisa kartu, kama pemenangnya adalah yang memiliki jumlah angka paling sedikit.
  9. Nah, minta anak menghitung jumlah angka yang tertera pada kartu sisa bila dia kalah.
Mudah kan? Cara ini, selain merangsang otak anak untuk berpikir juga melatih anak belajar interaksi dengan orang lain, belajar menunggu giliran, belajar tentang kompetisi, dan belajar untuk menerima kekalahan/kemenangan. 


Jumat, 28 September 2012

Stik & Klip



Eits ibu-ibu, jangan buang stik es krim bekas begitu saja. Benda itu bisa dimanfaatkan untuk belajar berhitung buah hati Anda lho. Tapi jangan lupa dicuci sampai bersih ya biar semut-semut tidak mampir. Dijamin, acara belajar bersama buah hati jadi makin asyik. 

Anda bisa mengajak buah hati Anda duduk di teras sore-sore. Persiapakan beberapa materi; lembar kerja (bisa diunduh di sini), stik es krim (bekas/baru), klip warna-warni, pensil dan penghapus. 

Caranya:

  • Pasang sejumlah klip pada stik es krim. Lakukan pada dua stik es krim. 
  • Kemudian minta anak menghitung jumlah klip di setiap stik.
  • Setelah anak selesai mengerjakan, beri dua batang stik lagi dengan jumlah klip yang berbeda.
  • Cukup 10 soal
Bagaimana? Mudah kan? Belajar tak perlu lama-lama. Asal rutin, lama kelamaan anak akan mahir dengan sendirinya.


Sabtu, 15 September 2012

Bendera Angka

Media untuk belajar berhitung bagi anak-anak itu banyak sekali. Seandainya ibu-ibu atau guru-guru TK lebih banyak mencaritahu, pasti anak-anak tidak lekas bosan dalam belajar berhitung. 

Media belajar berhitung dapat dibuat sendiri atau membeli. Bila orangtua tidak sibuk, disarankan untuk membuat sendiri karena lebih murah. Kali ini saya akan berbagi cara membuat media berhitung untuk anak-anak Anda. Saya beri nama Bendera Angka.

Bahan yang kita butuhkan; kawat bulu, gunting, solatip bening, kertas, tang, dan manik sedang dengan lubang kecil. Lihat gambar di bawah ini!


Cara membuatnya mudah sekali:

  • Potong kawat bulu sepanjang 15 cm. Buat sebanyak 10 buah.
  • Potong kertas berbentuk persegi dengan sisi 1,5 cm kemudian potong dan beri nomor 1 - 10.
  • Tempelkan masing-masing nomor pada ujung kawat bulu dengan solatip bening.
  • Bisa kita lihat contoh pada gambar di bawah!

Bagus bukan? :)) Minta anak untuk memasukkan sejumlah manik ke dalam kawat bulu sesuai dengan angka yang tertera di ujung. 





Kamis, 13 September 2012

Genggam Dan Hitung

Belajar berhitung untuk anak-anak tidak selalu sulit. Orangtualah yang kadang-kadang membuatnya rumit lantaran tak sabar anak-anak mereka segera menguasai materi. Perlu diingat bahwa anak-anak tidak seperti orang yang dewasa yang bisa berpikir secara kompleks. 

Menyajikan soal berhitung pada kertas, mungkin akan membuat anak Anda bosan. Jadi, Anda sebagai orangtua sebaiknya banyak mencari tahu tentang variasi-variasi lain dalam menyajikan soal. Anak-anak sebaiknya belajar melalui media agar seluruh fungsi tubuhnya menjadi aktif. Kali ini saya akan bagi-bagi sedikit tips tentang belajar berhitung untuk anak-anak TK-Kelas 1 SD.

Materi ini saya sajikan pada Nisa tadi sore dan dia lebih antusias ketimbang sebelumnya saat soal saya sajikan pada kertas. Materi yang kita butuhkan mudah dicari dan bisa diganti dengan benda-benda yang ada di sekitar kita. Jadi tak perlu membeli mahal-mahal. 

Yang kita butuhkan:
  • Benda yang mudah digenggam, bisa batu, kelereng, atau manik-manik seperti pada gambar. Bila tidak ada, Anda bisa menggunakan bawang putih/merah.
  • Wadah
  • Lembar jawaban. Bisa diunduh di sini
Langkah-langkah:
  • Minta anak untuk memasukkan tangannya ke dalam wadah lalu menggenggam materi (kelereng, manik, bawang, dsb)
  • Kemudian perintahkan agar tangan diangkat dan genggaman dibuka di atas meja.
  • Anak harus menghitung benda yang dia genggam
  • Lalu menuliskan di lembar jawaban




Gampang kan? Dijamin belajar akan lebih menyenangkan :))